Aku Memaafkanmu, Suamiku

Kata Alkitab / 12 April 2014

Aku Memaafkanmu, Suamiku
Budhi Marpaung Official Writer
10289

“Cukup,” itulah kata yang keluar dari mulut seorang istri yang sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan suaminya. Dengan berurai air mata, ia menumpahkan segala hal yang telah disimpannya di hati sekian lama.

Sang suami pun terkejut dengan apa yang ditunjukkan istrinya. Ia tidak menyangka bahwa tindakannya telah sangat mengecewakan perempuan yang dinikahinya bertahun-tahun lalu tersebut. Menyadari kesalahannya, ia pun meninggalkan istrinya yang menangis ke dalam kamar dan mengambil kertas dan sebuah pulpen lalu menuliskan sesuatu.

Selesai menulis, ia kembali ke hadapan istrinya dan mulai membacakan kata-kata yang telah ditulis di secarik kertas itu.

“Istriku, aku kini sadar bahwa aku telah melukai hatimu berulang-ulang kali. Aku tahu aku tak sepantasnya mendapatkan maaf darimu. Tetapi, dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku mau mengatakan ‘tolong, maafkan aku’. Aku mencintaimu dan izinkanlah aku untuk menunjukkan perubahanku. Walau mungkin dalam prosesnya, aku bisa saja melukai hatimu kembali. Namun aku minta, tetaplah bukalah pintu maaf bagiku. Aku mencintaimu dan ingin membahagiakanmu dan anak-anak kita, sekarang dan sampai selama-lamanya.”

Mendengar itu, sang istri mengusapkan air mata yang sejak tadi turun dan memandang suaminya. “Aku juga mencintaimu, suamiku. Ini sulit bagiku sebenarnya, tetapi aku mau melakukannya. Ya, aku mau memaafkanmu. Jujur, aku kecewa padamu tetapi aku juga sadar aku tidak boleh terus menyimpannya sebab itu akan menghancurkan hidupku. Suamiku, mari kita sama-sama berubah demi terwujudnya keluarga bahagia seperti yang Tuhan rancangkan sejak semula untuk kita.”   

Setiap orang yang ada di sekeliling kita berpotensi mengecewakan diri kita. Adalah keputusan kita, apakah mau menyimpannya sampai berakar dalam hati atau justru melepaskan pengampunan seperti yang Tuhan mau.

 

Baca juga : 

Bukan Hanya Beri Maaf, Keluarga Ade Sara Juga Minta Maaf Pada Pelaku

Join IMAGO Festival 2014 

Kopi Darat Forum JC 3 Mei 2014

 Memilih Untuk Indonesia, Jingle Pemilu 2014 yang Menggreget

Menjaga Lidah

Mitos dan Fakta Seputar Kesuburan Pria

Sumber : jawaban.com / bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?