Bukan orang lain yang membuat kita menjadi murka dan pahit hati. Dan, hei! Stop berpikiran bahwa semua kegagalan ataupun hal tidak mengenakan yang terus menerus terjadi adalah karena Tuhan! Berkacalah, bahwa semua hal itu terjadi karena Anda tidak mau berdamai dengan diri sendiri.
Kepahitan yang terus menerus terjadi, mungkin membuat anda terus menerus menyalahkan diri sendiri. Hingga terlalu lama anda lupan bahwa kini anda sudah benci dengan diri sendiri. Jalan pintas pun anda lakukan untuk bunuh diri secara perlahan melalui rokok dan minuman, dunia malam, menghindari persekutuan dengan sesama, hingga membenci diri sendiri dan Tuhan.
Semuanya itu hanya akan membuat anda terus menerus berkubang dalam pertanyaan yang jawabannya hanya ada pada diri sendiri. Jadi buku dari seorang yang menceritakan pengalaman nyatanya ini sungguh direkomendasikan untuk anda, jika damai sejahtera tidak melingkupi anda dan diri anda sendiri.
Karena Tuhan Yesus punya banyak cara untuk menyembuhkan anda, memberikan anda kunci keluar dari berbagai masalah yang mendera. Dan satu pelukan hangat yang datang dari surga, untuk anda berdamai dengan diri sendiri.
Penulis : Qman Samiton
Penerbit : Metanoia
Terbit : Desember 2011
Harga : Rp. 50.000,00
Sumber : Jawaban.com - niel
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”