STOP! Anda Bisa Disangka Orang Ketiga

Single / 18 November 2011

Kalangan Sendiri
STOP! Anda Bisa Disangka Orang Ketiga
PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
4647

Bagi wanita, tentu tidak ada salahnya mempunyai seorang sahabat pria. Bahkan kadang karena begitu akrabnya kita pun bebas bercerita sehingga tidak ada lagi rasa canggung. Tapi bagaimana jika status persahabatan itu mulai berbunga cinta? Parahnya lagi, sahabat kita ternyata sudah punya pasangan.

Untuk membuang jauh kemungkinan jadi orang ketiga, kita harus pun harus berani berkorban :

 Kurangi Kontak

Cinta biasanya tumbuh seiring dengan banyaknya komunikasi. Minimalisir kontak  Anda dengan sahabat untuk beberapa saat. Semakin sedikit Anda bertemu, SMS, chat atau berbicara lewat telepon, Anda akan bisa menetralkan kembali perasaan Anda. Jadi, kecuali kita  punya urusan yang sangat mendesak, lebih baik hindari dia semampunya.

Persempit Waktu Berduaan

Mungkin tanpa Anda sadar, Anda terpesona dengan tutur kata ataupun sikap sahabat yang manis sehingga Anda merasa spesial. Naah, sekarang cobalah ajaklah orang lain saat kalian berbincang, hal ini untuk mengurangi rasa simpatik dan fokus Anda pada sahabat. 

 Ingat Hukum Tabur Tuai

Coba bayangkan kalau kita ada di posisi pacar sahabat, tentu rasanya akan sangat sakit jika hubungannya dirusak oleh orang lain. Nggak mau kan kalau ada yang sampai memusuhi kita atau melakukan hal jahat ke kita hanya karena dendam?

Tuhan Tidak Memberi yang Baik

Sahabat Anda memang baik, tapi ketahuilah bahwa Tuhan tidak memberi Anda sekedar yang baik. Dia telah menyediakan seseorang yang terbaik untuk Anda.

Menjadi orang ketiga tentu bukan sebuah impian atau cita-cita, tapi status itu bisa datang dan melekat dengan sendirinya, seiring langkah kaki dan kehidupan yang dijalani. Untuk itu kita harus sadar betul terhadap kedekatan kita dengan sahabat agar jangan sampai kita menjadi orang ketiga.

Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?